Latar Belakang


Progam Studi Magister Teknik Sipil (Prodi MTS) Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala dibuka pertama kali pada tahun 2001 sesuai dengan surat izin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 3092/D/T/2001 tanggal 26 September 2001. Izin terakhir yang dimiliki Prodi MTS adalah Keputusan Dirjen Dikti Nomor 14217/D/T/K-N/2013 tanggal 15 Januari 2013. Terhitung sejak Tahun 2011, Prodi MTS telah terakreditasi dengan Peringkat B, sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 022/BAN-PT/Ak-IX/S2/X/2011.

 

Prodi MTS merupakan salah satu prodi yang berada di bawah naungan Program Pascasarjana (PPs) Universitas Syiah Kuala. Prodi terdiri dari unsur pengelola dan pelaksana akademik, yang berperan dalam melaksanakan dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Secara akademik, Prodi MTS memiliki hubungan konsultatif fungsional dengan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.

 

Sejak tahun 2012, merujuk pada Keputusan Rektor No. 432 Tahun 2012, Prodi MTS telah memiliki izin membuka 7 (tujuh) bidang keahlian/kekhususan yang dikelompokkan dalam bidang studi. Bidang studi tersebut adalah Bidang Studi Rekayasa Struktur dan Konstruksi (RSK), Bidang Studi Manajemen Sumber Daya Air (MSA), Bidang Studi Manajemen dan Rekayasa Transportasi (MRT), Bidang Studi Manajemen Rekayasa Konstruksi (MRK), Bidang Studi Rekayasa Geoteknik (GEO), Bidang Studi Manajemen Prasarana Perkotaan (MPP), dan Bidang Studi Rekayasa dan Manajemen Infrastruktur (RMI).